Makanan Bergizi Gratis
Bencana - Pangan

20 SPPG Dikerahkan Salurkan 23 Ribu Porsi Makanan Bergizi di Tapanuli Tengah

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mandiri Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Sumatera Utara (Sumut) dalam menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana. Dalam keterangan tertulisnya, Dadan menyebut aksi tersebut sebagai wujud nyata kepedulian dan solidaritas di lapangan.

“Kami sangat menghargai gerak cepat SPPI wilayah Sumatera Utara yang langsung turun membantu masyarakat. Ini menunjukkan semangat kemanusiaan dan komitmen untuk hadir di tengah situasi darurat,” ujar Dadan di Jakarta, Minggu (7/12).

Menurut laporan dari Kepala Regional Provinsi Sumatera Utara, bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi yang dihimpun langsung dari dana pribadi para petugas SPPI di berbagai wilayah.

Bantuan logistik yang diangkut menggunakan satu mobil pickup tersebut mencakup bahan makanan, susu, buah-buahan, pakaian layak pakai, perlengkapan kebersihan, hingga berbagai kebutuhan bayi. Penyaluran bantuan difokuskan di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Aksi penyaluran ini melibatkan kolaborasi lintas lembaga bersama TNI dan Polri untuk memastikan distribusi berjalan aman dan tepat sasaran. Koordinator wilayah yang terlibat dalam penghimpunan dana dan penyaluran antara lain Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Humbang Hasundutan, dan Toba.

Selain donasi mandiri, upaya pemenuhan gizi bagi korban juga dilakukan secara simultan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut turut menyalurkan makanan layak konsumsi dan bergizi.

Hingga 6 Desember 2025, sebanyak 23.690 porsi makanan telah berhasil disalurkan melalui 20 SPPG yang dikerahkan dan dialihkan fungsinya untuk penanganan darurat.

Dadan Hindayana menekankan bahwa semangat gotong royong dan aksi cepat yang dilakukan SPPI di Sumatera Utara patut menjadi contoh. “Langkah ini menunjukkan bahwa kepedulian lahir dari hati,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *