JAKARTA– Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana memastikan bahwa BGN telah mengaktifkan dan mengerahkan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk melayani warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera. Secara total sebanyak 320 unit SPPG masih berfungsi dan menjadi tulang punggung pemenuhan gizi di lokasi pengungsian bencana Sumatera.
Dadan merinci, meskipun banyak fasilitas mengalami kerusakan atau terputus komunikasi, unit yang tersisa tetap bergerak cepat untuk melayani masyarakat di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Meskipun demikian, Dadan Hindayana menegaskan bahwa BGN telah berhasil mengaktifkan dan menjaga operasional ratusan SPPG yang masih berfungsi untuk kebutuhan tanggap darurat.
Secara kumulatif, 320 SPPG tercatat aktif melayani pengungsi dan penerima manfaat reguler di tiga provinsi tersebut. Dengan rincian unit yang masih berfungsi di wilayah terdampak yakni Aceh 106 SPPG, Sumatera Utara 148 SPPG dan Sumatera Barat 66 SPPG.
“Tapi alhamdulillah, di Aceh itu masih ada 106 yang bisa melayani pengungsi. Ada 80 yang tetap melaksanakan ke penerima manfaat yang normal. Di Sumatera Utara, ada 148 yang tetap melayani pengungsi, dan di Sumatera Barat ada 66. Jadi masih cukup banyak yang bisa berfungsi untuk melayani para pengungsi,” Ucap Dadan, memastikan komitmen BGN dalam pemenuhan gizi di tengah bencana yang disiarkan oleh Humas BGN.
Dadan mengakui adanya tantangan besar terkait operasional di lapangan. Sejumlah SPPG belum dapat berfungsi karena rusaknya fasilitas dan terputusnya jaringan komunikasi.
“Di Aceh itu ada 129 SPPG yang sekarang tidak berfungsi. Ada di antaranya yang tersapu, meskipun jumlahnya belum kita tahu. Tapi yang 129 belum ada keterangan karena mungkin kesulitan sinyal dan lain-lain. Di Sumatera Utara juga demikian, di Sumbar juga demikian,” kata Dadan.
Pihaknya hingga kini masih menunggu pendataan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi pasti dan bentuk kerusakan yang dialami unit-unit SPPG tersebut.
