Komunitas Musik Reggae Kota Tua Jakarta
Bencana - Seni Budaya

Wapres Gibran Apresiasi Solidaritas Pekerja Seni untuk Korban Bencana di Sumatera

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memuji solidaritas para pelaku industri kreatif yang telah menggalang bantuan bagi warga Sumatera. Dalam keterangannya pada Senin, Wapres menyoroti inisiatif seperti konser amal serta penyaluran donasi dari pendapatan film sebagai bentuk empati yang konkret.

“Apresiasi setinggi-tingginya bagi para seniman dan budayawan yang telah bergerak melalui aksi nyata, mulai dari konser amal hingga donasi industri kreatif,” ungkapnya melalui pesan video yang dikirimkan Setwatpres selasa (06/01/2025).

Mewakili kalangan seniman, Tompi memberikan pembaruan terkait penyaluran bantuan untuk korban bencana di Sumatera. Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama musisi lain seperti Kadri dan Iman telah mengerahkan seluruh kemampuan melalui berbagai kanal kreatif.

“Kami menyadari angka 17 koma itu (miliar) itu sebenarnya masih kecil dibandingkan kebutuhan di lapangan. Namun, saya percaya dana ini akan bermanfaat,” ungkap Tompi dihadapan Gibran.

Tompi menekankan pentingnya langkah rehabilitasi jangka panjang bagi warga Sumatera, terutama terkait pemulihan ekonomi masyarakat. Menurutnya, proses pemulihan tidak cukup hanya dengan membersihkan rumah dari sisa lumpur, tetapi juga memastikan warga bisa kembali bekerja.

“Kebutuhannya sangat besar. Kami memberi masukan agar program CSR perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di sana bisa diarahkan untuk mendukung pemulihan ini. Ide ini bisa menjadi langkah konkret jika segera dijalankan,” tambahnya.

Selain fokus pada bantuan darurat, pertemuan tersebut turut merumuskan strategi bantuan jangka menengah dan layanan kesehatan bagi para korban. Berbagai program bantuan sosial pun telah disiapkan untuk tetap berjalan hingga memasuki bulan suci Ramadan.

Kehadiran sejumlah pesohor seperti Raffi Ahmad, Iko Uwais, dan Melaney Ricardo dalam audiensi bersama Wakil Presiden ini menegaskan komitmen kolektif para pekerja seni, termasuk para pemain film Timur, dalam mendukung aksi-aksi kemanusiaan di tanah air.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penggalangan dana bertajuk ‘100 Musisi Heal Sumatera Charity Concert’ berhasil menghimpun donasi sebesar Rp17 miliar. Dana tersebut terkumpul melalui dua rangkaian konser amal yang diselenggarakan di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan.

Acara ini melibatkan deretan musisi papan atas lintas generasi, mulai dari Kaka Slank, Mahalini, Judika, David Bayu, hingga grup musik RAN dan Maliq & D’Essentials. Turut serta pula Andien, Andre Taulany & Friends, Barry Likumahuwa, Bertha, Marcello Tahitoe (Ello), Fryda Lucyana, serta puluhan artis lainnya.

Solidaritas Musisi Jalanan dari Ruang Publik Jakarta

Selain rangkaian konser musisi papan atas tersebut, sejumlah musisi jalanan Jakarta turut berkontribusi dalam penggalangan dana bagi Sumatera melalui konser di berbagai ruang publik, seperti Taman Ismail Marzuki, kawasan Kota Tua, hingga area Car Free Day di Jalan Sudirman.

Inisiatif ini digerakkan oleh Tia Fairuz dan Jeki Ayu, perwakilan diaspora Indonesia di Amerika Serikat. Jeki Ayu dikenal sebagai cucu dari pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, (WR) Supratman.

Kegiatan penggalangan dana di kawasan Kota Tua, Jakarta, pada Desember lalu berlangsung semarak. Acara tersebut dimeriahkan oleh puluhan kelompok musisi dan seniman Jakarta, di antaranya Reggae Kota Tua, Angklung Ramawijaya, Martian Band, Acoustic Band Kota Tua, Klasnik Band, Kayak Gitu Band, serta kelompok seni Lenong Bocah Kampung dan Band OI.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, dengan ribuan penonton yang memadati area cagar budaya Kota Tua  Jakarta untuk memberikan dukungan serta donasi bagi warga Sumatera.