Bahasa Tubuh Muzakkir Manaf (Muallem), dengan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, di Bandara Sultan Iskandar Muda
Bencana

Bahasa Tubuh Muallem dan Sjafrie Sjamsoeddin Tanggapi Bencana Aceh

Bahasa Tubuh Muzakkir Manaf (Muallem), dengan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, di Bandara Sultan Iskandar Muda

ACEH – Pertemuan antara tokoh Aceh, Muzakkir Manaf (Muallem), dengan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Minggu (7/12/2025), memberikan gambaran dinamika komunikasi yang kuat dan mendesak melalui bahasa tubuh keduanya.

Muallem datang menceritakan kondisi terkini banjir di Aceh dengan bahasa nonverbal dalam menyampaikan informasi penting ini. Analisis terhadap posisi kedua tokoh ini menunjukkan bahwa hubungan keduanya telah terjalin lama dan bersifat nonformal.

Sjafrie Sjamsoeddin mengambil posisi duduk yang cenderung santai dengan posisi kaki menyilang dan sandaran yang nyaman. Namun, fokus tatapannya menunjukkan dia mendengarkan secara intens pesan yang diterima alam bawah sadarnya.

Duduk santai mengindikasikan bahwa Menteri Pertahanan merasa cukup nyaman dan akrab dengan lawan bicaranya, Muallem, sebagaimana diperkuat dengan cara duduk yang menunjukkan perkenalan yang sudah terjalin jauh sebelumnya.

Muallem mengambil posisi berdiri dan membungkuk ke arah Menteri Pertahanan. Postur ini menunjukkan kedekatan dan secara psikologis berfungsi ganda, yakni: menarik perhatian penuh Menteri Pertahanan dan menciptakan komunikasi yang intim dan pribadi.

Muallem membungkuk dan mendekat untuk memastikan informasi yang disampaikan terkait kondisi banjir didengar dan dipahami sepenuhnya oleh Menteri Pertahanan.

Model komunikasi yang terlihat dari bahasa tubuh keduanya memperlihatkan keakraban yang sudah ada jauh sebelumnya. Namun, persoalan mendasar adalah pesan yang disampaikan dan pesan yang diterima keduanya sangat serius dan sangat mendalam terkait situasi banjir dan longsor di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *