ACEH – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali melakukan kunjungan kerja di Provinsi Aceh pada Minggu (7/12/2025). Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya Presiden berkunjung pada Senin (1/12/2025).
Dalam kunjungan kedua ini, fokus utama Presiden adalah meninjau progres perbaikan Jembatan Bailey di Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, yang terputus akibat banjir. Setelahnya, Prabowo menyambangi tenda pengungsian untuk melihat langsung kondisi korban bencana dan kesiapan logistik di dapur umum.
Saat tiba di lokasi pengungsian, Presiden Prabowo didampingi oleh Gubernur Aceh Muallem dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rombongan langsung menuju area dapur umum yang bertugas menyediakan makanan bagi ribuan warga yang mengungsi.
Prabowo terlihat berdialog akrab dengan para relawan dan juru masak yang bertugas. Ia secara spesifik menanyakan menu harian yang sedang disiapkan.
“Ikan apa itu?” tanya Presiden kepada salah seorang ibu yang sedang memasak.
“Ikan Tongkol,” jawab ibu tersebut.
Setelah mencuci tangan, Presiden Prabowo menyatakan keinginannya untuk mencoba masakan yang disajikan. “Ada sendok, saya mau coba,” ujarnya.
Sesaat sebelum mencicipi lauk, Prabowo sempat melontarkan komentar mengenai cita rasa masakan khas Aceh. “Pedes ya di sini,” katanya.
Aksi Presiden mencicipi langsung menu dapur umum ini sebagai bentuk pengecekan langsung terhadap kualitas dan kelayakan makanan yang diberikan kepada korban bencana.
Kunjungan berulang kali oleh Presiden menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan penanganan logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi berjalan optimal pasca-bencana banjir besar yang melanda sebagian wilayah Aceh.
