Konser Amal Musisi Heal Sumatra Himpun Donasi Rp 17 Miliar untuk Korban Bencana
Bencana

Konser Amal Musisi Heal Sumatra Himpun Donasi Rp 17 Miliar untuk Korban Bencana

Gerakan solidaritas nasional bertajuk “100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert” berhasil mengumpulkan dana kemanusiaan sebesar Rp 17.094.300.275 hingga Selasa (16/12/2025) malam. Dana tersebut akan disalurkan untuk membantu pemulihan para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara sejak akhir November lalu.

Andreas Taulany Haumahu yang tampil dalam acara 100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert

Angka donasi tersebut tercatat sesaat setelah sesi kedua konser berakhir di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan. Kolaborasi masif yang melibatkan lintas generasi musisi, tokoh publik, hingga instansi pemerintah ini menjadi cerminan kuatnya ikatan sosial dalam menghadapi krisis kemanusiaan.

Gerakan ini diinisiasi oleh aktivis Irma Hutabarat bersama musisi Kadri Mohamad dan Tompi. Tidak hanya sekadar pertunjukan musik, acara ini merupakan kerja kolaboratif bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), BP BUMN, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Kebudayaan, serta Palang Merah Indonesia (PMI).

“Ini bukan sekadar konser, melainkan gerakan solidaritas. Banyak keluarga di Aceh, Sumbar, dan Sumut sedang berada dalam masa sulit,” ujar Irma Hutabarat.

Dukungan moral juga datang dari deretan tokoh nasional, di antaranya Surya Paloh, Sufmi Dasco Ahmad, Fadli Zon, hingga Bambang Soesatyo, yang turut mengawal kelancaran penyelenggaraan kegiatan amal ini.

Konser yang digelar dalam dua sesi 7 Desember di T Space Bintaro dan 16 Desember di Kemang menampilkan deretan musisi papan atas yang hadir tanpa bayaran. Nama-nama besar seperti Kaka Slank, Mahalini, Judika, David Bayu, RAN, hingga Maliq & D’Essentials, , Andien, Andre Taulany & Friends, Barry Likumahuwa, Bertha, Ello, Fryda Lucyana yang  bergantian mengisi panggung untuk mengajak masyarakat berdonasi.

Selain alunan musik, penyelenggara menyelipkan sesi diskusi mendalam (Deep Talk Session) untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu lingkungan dan pemulihan pasca-bencana. Sesi ini menghadirkan tokoh-tokoh seperti Najwa Shihab, Deddy Corbuzier, Habib Jafar, dan pakar lingkungan Achmad Santosa.

Bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatra pada pengujung tahun 2025 ini tercatat sebagai salah satu yang terdahsyat, menelan seribu korban jiwa dan memaksa ratusan ribu warga mengungsi.

Tompi, salah satu penggagas, menekankan bahwa seluruh donasi yang terkumpul akan langsung difokuskan pada bantuan yang sifatnya mendesak dan pemulihan infrastruktur dasar bagi para penyintas.

“Semua yang terlibat datang dengan niat yang sama, yaitu memberikan dukungan yang bisa segera dirasakan oleh para penyintas,” kata Tompi.

Hingga berita ini diturunkan, pintu donasi masih terbuka bagi masyarakat yang ingin berkontribusi yang telah disediakan panitia Heal Sumatra.