Prasetyo Hadi, Menteri Sekretariat Negara
Bencana

Prasetyo Hadi Paparkan Capaian Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memaparkan perkembangan signifikan terkait pemulihan pascabencana yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Dalam konferensi pers di Posko Terpadu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Prasetyo mengungkapkan bahwa pemerintah berhasil meraih berbagai capaian konkret dalam satu bulan pertama, terutama pada sektor infrastruktur vital yang menjadi urat nadi distribusi bantuan.

Salah satu kemajuan terlihat pada pemulihan akses jalan. Dari total 78 titik jalan nasional yang sebelumnya terputus, saat ini hanya tersisa 6 titik yang masih dalam proses penyambungan.

“Sebanyak 12 jembatan dengan bentang lebar lebih dari 50 meter kini sudah dapat dilewati. Hal ini sangat krusial untuk memastikan distribusi logistik ke wilayah-wilayah terdampak tidak lagi terhambat,” ujar Prasetyo melalui siaran pers.

Selain akses jalan, pemerintah juga fokus pada penyediaan tempat tinggal bagi para pengungsi. Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan sekitar 1.050 unit hunian agar warga dapat menempatinya dalam satu minggu ke depan.

Di sektor kesehatan, pemerintah berhasil mengaktifkan kembali fasilitas medis yang sempat lumpuh total. Saat ini, 87 rumah sakit dan 859 puskesmas di tiga provinsi tersebut telah beroperasi kembali.

Pemerintah terus mengerahkan relawan kesehatan, termasuk dokter spesialis dan dokter umum, untuk mendukung layanan medis di wilayah terdampak. Fokus utama saat ini meliputi layanan kesehatan dasar, tindakan bedah minor dan program trauma healing bagi para korban.

Pemulihan ekonomi lokal juga menunjukkan tren positif dengan dibukanya kembali pasar-pasar tradisional. Berdasarkan data terbaru, di Aceh sebanyak 18 pasar telah beroperasi penuh. Sumatera Utara sebanyak 46 pasar kembali beraktivitas. Di Sumatera Barat sebanyak 2 pasar mulai melayani warga.

“Beroperasinya pasar-pasar ini memungkinkan roda perekonomian warga perlahan kembali berjalan,” tambah Prasetyo.

Guna mendukung kebutuhan dasar, pemerintah telah menyiagakan sejumlah dapur lapangan dan posko pelayanan. Pemerintah mengerahkan mobil tangki air bersih secara masif untuk menjamin ketersediaan air layak konsumsi di seluruh titik pengungsian dan wilayah terdampak di ketiga provinsi tersebut.

Pemerintah berjanji akan terus memantau perkembangan di lapangan secara berkala guna memastikan rencana strategis pascabencana berjalan sesuai target.