Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bersama Kepala Perum Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi, menyerahkan langsung bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat prasejahtera. Penyaluran bantuan ini berlangsung di Kelurahan Bungkutoko Kecamatan Nambo pada Rabu (18/03/2026).
Tercatat sebanyak 1.409 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Nambo dan 280 KK di Kelurahan Bungkutoko menerima paket bantuan tersebut.
Siska menyampaikan rasa syukurnya karena Kota Kendari menjadi daerah pertama yang merealisasikan program ini di Sulawesi Tenggara. Ia juga mengapresiasi perhatian Presiden dan Menko Pangan terhadap kondisi ekonomi warga menjelang hari raya.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menko Pangan yang memberikan perhatian khusus bagi masyarakat Kendari. Apalagi menjelang Lebaran, harga kebutuhan pokok cenderung meningkat,” ujar Siska saat menyapa warga.
Dalam program stimulus ekonomi awal tahun 2026 ini, setiap kepala keluarga menerima 20 kg Beras dan 2 liter Minyak Goreng.
Alokasi ini mencakup periode bantuan untuk bulan Februari hingga Maret 2026. Siska menambahkan bahwa total penerima bantuan di seluruh Kota Kendari mencapai 27.000 KK yang masuk dalam kategori ekonomi rentan.
“Jika tahun 2025 kita hanya membagikan beras, tahun ini ada tambahan minyak goreng. Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil,” tambahnya.
Kepala Perum Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi, menjelaskan bahwa penyaluran sempat mengalami keterlambatan dari jadwal semula pada Februari akibat kendala distribusi minyak goreng. Namun, pihaknya mengebut proses distribusi agar bantuan segera sampai ke tangan warga.
“Sesuai dengan arahan Perum Bulog dan Pak Menteri pertanian, hari ini harus disalurkan. Walaupun dihitung-hitung hari ini kan libur. Saya juga sudah libur, Bu,” ucap Benhur ke Wali Kota Siska.
Secara keseluruhan, Bulog Sultra menyiapkan sekitar 6.000 ton beras untuk melayani 317.000 KK penerima manfaat di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Di akhir kegiatan, Wali Kota bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari melakukan pengecekan kualitas beras guna memastikan bantuan yang diterima masyarakat layak konsumsi. Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah menjelang Idul Fitri.
