
KENDARI – Pemerintah terus memperluas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai program prioritas di sektor kelautan dan perikanan. Hingga akhir April 2026, sebanyak 65 Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama di berbagai wilayah Indonesia telah rampung dibangun, termasuk lima lokasi di Sulawesi Tenggara.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP Tahap I dan II, Trian Yunanda, mengatakan seluruh pekerjaan konstruksi pada 65 lokasi tersebut telah selesai 100 persen.
“Pekerjaan konstruksi KNMP Tahap I pada 65 lokasi telah selesai sepenuhnya 100 persen per akhir April 2026,” ujar Trian Yunanda, dikutip dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Di Sulawesi Tenggara, lima Kampung Nelayan Merah Putih yang telah selesai dibangun berada di:
- Desa Terapung, Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana.
- Desa Gerak Makmur, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan.
- Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara.
- Desa Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.
- Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
Di setiap lokasi, pemerintah membangun berbagai fasilitas pendukung, seperti pabrik es, gudang beku (cold storage), sentra kuliner hasil laut, bengkel kapal, serta kios perbekalan nelayan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan, memperkuat rantai distribusi, dan menambah nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Seiring rampungnya pembangunan tahap pertama, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga membentuk Satuan Tugas Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026. Satgas tersebut bertugas memastikan seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat segera beroperasi secara optimal.
Selain lima lokasi yang telah selesai dibangun di Sulawesi Tenggara, program Kampung Nelayan Merah Putih juga akan diperluas ke Kota Kendari.
Berdasarkan informasi dari Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, pada tahun 2026 pemerintah merencanakan pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah Kota Kendari.
Ketiga lokasi yang diusulkan meliputi:
- Kelurahan Tononggeu.
- Kelurahan Sambuli.
- Kelurahan Puday.
Pembangunan di tiga kawasan tersebut akan semakin memperkuat sektor perikanan tangkap di Kota Kendari yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas perikanan di Sulawesi Tenggara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penyediaan infrastruktur pendukung.
“Yang selama ini mereka susah, mereka melaut tanpa es, sekarang kita bikin pabrik es di tiap kampung nelayan. Kita juga akan bantu kapal-kapal untuk mereka,” ujar Presiden.
Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan peresmian 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dan akan melanjutkan pembangunan sekitar 1.500 kampung nelayan setiap tahun pada periode berikutnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan jutaan nelayan di Indonesia.
1 thought on “Sultra Miliki Lima Kampung Nelayan Merah Putih, Tiga Lokasi Baru Disiapkan di Kota Kendari”
Comments are closed.