
JAKARTA – Suasana Gedung Juang 45, Jakarta, dipenuhi semangat kebangsaan. Lantunan lagu, pembacaan puisi, hingga pertunjukan seni berpadu dengan aksi sosial berupa santunan kepada puluhan anak yatim. Di tempat itu pula, ratusan masyarakat mendeklarasikan dukungan terhadap program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Jumat kemarin (03/07).
Kegiatan yang digelar Aliansi Astacita Merah Putih 08 menggabungkan dharma bakti sosial dengan pentas seni budaya sebagai wujud dukungan terhadap visi Astacita. Sejumlah seniman dan tokoh yang hadir, di antaranya Ricky Tamba, Erlyn Suzan, Dewi Luna, dan Cut Mila, Tabitha Napitupulu, Gus Faqih dll, tampil menghibur sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan melalui lagu, puisi, dan orasi.
Baca Juga : Ricky Tamba : Jangan Lihat MBG Hari Ini, Lihat Dampaknya 10 Tahun Mendatang
Sekitar 200 masyarakat menghadiri kegiatan tersebut. Di tengah rangkaian acara, sebanyak 50 anak yatim menerima santunan sebagai simbol kepedulian sosial yang menjadi bagian dari semangat membangun bangsa.
Bagi para penyelenggara, dukungan terhadap program pemerintah tidak cukup diwujudkan melalui pernyataan politik semata. Kepedulian terhadap sesama dinilai sebagai bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional.
Ricky Tamba mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat.
“Ini adalah contoh konkret bagaimana rakyat benar-benar cinta Pak Prabowo,” ujarnya.
Menurut Ricky, berbagai narasi negatif, disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian terhadap pemerintah seharusnya dijawab dengan karya dan tindakan positif.
“Jadi tidak benar berbagai disinformasi, fitnah, kebencian yang terus dihembuskan setiap hari. Rakyat yang tergabung dalam Aliansi Astacita Merah Putih 08 membuktikan melalui puisi, lagu-lagu, orasi politik, dan kebulatan tekad mengawal bersama Pak Prabowo agar amanah menjalankan berbagai program prioritasnya,” katanya.
Baca Juga : Andi Rahmat : Terobosan Ekonomi Prabowo untuk Keadilan Sosial dan Model Bisnis Komunal
Dukungan terhadap pemerintah, menurut para peserta, juga diwujudkan melalui pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan. Tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Gus Faqih, menuturkan bahwa masyarakat tidak hanya mendukung kebijakan pemerintah, tetapi juga menyampaikan laporan apabila menemukan penyimpangan.
Ia mencontohkan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program Badan Gizi Nasional (BGN), ketika menemukan program yang dinilai tidak tepat sasaran serta adanya dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Gus Faqih, laporan tersebut langsung disampaikan kepada Presiden Prabowo dan segera ditindaklanjuti.
“Dua minggu setelah kami laporkan, Pak Prabowo langsung gercep (gerak cepat), dilakukan penangkapan,” ujarnya.

Baca Juga : Prabowo Gibran Andalkan 80.000 Koperasi melawan Serakahnomic
Sementara itu, seniman sekaligus Ketua Umum Lembaga Pusaka Senibumi Nusantara (LPSN), Erlyn Suzan, memandang Astacita bukan sekadar agenda pembangunan fisik, melainkan juga investasi dalam pembangunan karakter generasi bangsa.
Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Sebagai bentuk dukungan, Erlyn bersama panitia membagikan susu kepada anak-anak yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Harapan serupa disampaikan Putri Indonesia Sumatera Utara 2023, Tabitha Napitupulu. Ia menilai kolaborasi antara seniman, tokoh masyarakat, dan kalangan politik mencerminkan semangat pemerintahan yang inklusif.
“Kami berharap rekan-rekan seniman dan politikus dapat menjadi representasi dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dari semua kalangan dan seluruh strata ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Pada akhir kegiatan, Aliansi Astacita Merah Putih 08 membacakan pernyataan sikap yang menegaskan dukungan penuh terhadap visi Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Aliansi tersebut berkomitmen mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, hilirisasi pertanian, serta program-program strategis lainnya.
Selain itu, mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mendukung stabilitas nasional, serta menolak segala bentuk disinformasi, fitnah, ujaran kebencian, dan berbagai upaya yang dinilai dapat memecah belah bangsa.
Aliansi Astacita Merah Putih 08 merupakan wadah kolaborasi sejumlah organisasi masyarakat yang berkomitmen mendukung implementasi visi Astacita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Aliansi ini terdiri atas Pasujudan 08, Perempuan Sayang Indonesia (PEMSI), Jaringan ’98, Lembaga Pusaka Senibumi Nusantara (LPSN), Dewan Kerajaan Kesultanan Adat Nusantara (DEKKAN), Astacita Merah Putih Center, serta Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU).