
JAKARTA – Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, bertemu dengan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Wibowo, didampingi Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara, Jaelani atau Bang Jay, di Jakarta hari ini (08/07).
Pertemuan tersebut membahas penguatan konektivitas transportasi laut melalui rencana peluncuran jalur penyeberangan Mawasangka–Dongkala–Talaga yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pulau – pulau Sulawesi Tenggara
Dalam pertemuan itu, Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, mengaku bersyukur karena pemerintah daerah mendapat dukungan langsung dari PT ASDP untuk mengembangkan layanan penyeberangan di Buton Tengah.
“Saya bersyukur sekali hari ini, ditemani Bang Jay bertemu Bapak Direktur Utama PT ASDP, Heru Wibowo,” ujar Azhari.
Menurut Azhari, hasil pertemuan tersebut membawa kabar baik bagi masyarakat Buton Tengah. Ia menyebut Heru Wibowo telah menyatakan kesediaannya mengunjungi Buton Tengah sekaligus meresmikan pengoperasian jalur ferry baru yang selama ini dinantikan masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita bersepakat akan mengunjungi Buteng. Jadi ini rahmat bagi kita semua, masyarakat Buteng khususnya, kemudian masyarakat di Pulau Talaga dan Pulau Kabaena,” katanya.
Ia berharap peluncuran rute penyeberangan Mawasangka–Dongkala–Talaga dapat dilakukan dalam waktu dekat dan kapal ferry nantinya beroperasi setiap hari sehingga akses transportasi antarpulau menjadi lebih mudah.
“Beliau nanti akan meresmikan, melaunching ferry jalur Mawasangka, Dongkala, Talaga dan akan beroperasi setiap hari. Mudah-mudahan beliau nanti yang gunting pita dalam acara peresmian di bulan ini. Amin,” ucap Azhari.
Sementara itu, Anggota DPR RI dari PKB, Jaelani atau Bang Jay, menilai keberhasilan pembangunan di daerah tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan badan usaha milik negara.
“Prinsipnya, ini bupati luar biasa. Paling utama kita bangun kolaborasi, karena Pak Heru ini adalah tokoh yang luar biasa, dan mudah-mudahan bisa berkontribusi untuk pembangunan di Sulawesi Tenggara,” ujar Bang Jay.
Menurutnya, pembukaan jalur ferry baru tidak hanya memperlancar transportasi masyarakat, tetapi juga akan memperkuat konektivitas antarwilayah yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi.
“Kalau rute ini bisa terbangun, insya Allah perputaran ekonomi akan lebih baik, rute menjadi lebih ramai, dan paling penting adalah dorongan untuk kesejahteraan masyarakat Buton Tengah,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Wibowo, menegaskan bahwa penyediaan layanan transportasi penyeberangan merupakan bagian dari mandat perusahaan untuk melayani masyarakat.
“Insya Allah, karena memang mandat kita adalah melayani masyarakat, melayani sepenuh hati. Apa yang menjadi aspirasi dari Pak Bupati dan Pak Jay sebagai Anggota DPR RI dari PKB, akan kami tindak lanjuti,” ujar Heru Wibowo.
Heru menjelaskan, PT ASDP akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menindaklanjuti usulan tersebut sekaligus melakukan kajian terhadap kebutuhan layanan transportasi masyarakat di Buton Tengah.
“Insya Allah, kami dorong melalui Kementerian Perhubungan, sekaligus nanti kita akan cek kebutuhan masyarakat di Buton Tengah seperti apa,” katanya.
Rencana pengoperasian jalur ferry Mawasangka–Dongkala–Talaga merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah kepulauan di Buton. Jalur tersebut diproyeksikan membuka akses distribusi barang dan jasa, mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat